banner 728x250

Jalan Rusak Makan Korban, PWRI Desak Pemkab Sukabumi Bertindak

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com SUKABUMI – Kerusakan jalan yang menghubungkan Desa Sukamaju dan Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, kembali menuai sorotan tajam. Kondisi jalan yang berlubang parah, licin, dan membahayakan pengguna kini disebut warga sebagai “jalur maut” karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PWRI Sukabumi Raya, Rizal Pane, mendesak Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah konkret sebelum jatuh lebih banyak korban. Ia menilai pembiaran terhadap infrastruktur rusak merupakan bentuk kelalaian serius terhadap keselamatan masyarakat.

banner 325x300

Menurut Rizal, warga selama ini terpaksa melakukan swadaya dengan mengumpulkan uang pribadi untuk menutup lubang jalan secara mandiri. Kondisi itu dinilai sangat memprihatinkan, sebab masyarakat yang taat membayar pajak justru harus memperbaiki fasilitas umum dengan biaya sendiri.

“Ini sangat memalukan. Jalan adalah tanggung jawab negara, bukan dibebankan kepada rakyat. Kalau terus dibiarkan dan ada korban, maka ada konsekuensi hukum bagi pihak yang lalai,” tegas Rizal, Sabtu (25/4/2026).

Ia mengingatkan bahwa dalam ketentuan hukum pidana dan Undang-Undang Lalu Lintas, penyelenggara jalan memiliki kewajiban menjaga kelayakan jalan serta memasang rambu peringatan apabila terdapat kerusakan yang membahayakan pengguna.

Selain mengancam keselamatan, jalan rusak juga berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan pendidikan. Distribusi hasil pertanian terhambat, kendaraan sulit melintas, serta akses guru dan pelajar menuju sekolah menjadi terganggu.

Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, hingga pedagang setempat menyatakan kekecewaan mendalam. Mereka menilai pembangunan di wilayah lain terus berjalan, sementara akses utama di daerah mereka justru dibiarkan rusak bertahun-tahun.

PWRI menegaskan siap mengawal aspirasi warga, termasuk menempuh jalur hukum maupun gugatan bersama apabila pemerintah tidak segera merespons keluhan masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen agar jalur penghubung tersebut kembali aman, layak, dan tidak lagi menelan korban.

Penulis : Fauzan Latif Adam

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *