banner 728x250

Teror Samurai di Kranji, Pemuda Jadi Korban Pembacokan Brutal OTK

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com Bekasi — Aksi kekerasan bersenjata tajam kembali mengguncang Kota Bekasi. Seorang pemuda bernama Wahyudi alias Ganay menjadi korban pembacokan brutal yang diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal (OTK) di kawasan Gang Gereja, dekat Pasar Kranji, Bekasi Barat, Jumat dini hari (15/05/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

banner 325x300

Peristiwa berdarah tersebut bermula ketika korban sedang berada di lokasi untuk berkumpul bersama rekannya. Di tengah suasana malam, datang dua pria yang salah satunya diketahui berinisial A dan mengaku berasal dari wilayah Pekayon. Awalnya, keduanya mengajak korban berbincang secara santai.

Namun suasana mendadak berubah tegang saat korban melihat sebilah pisau terselip di pinggang salah satu pelaku. Karena merasa situasi berpotensi membahayakan, korban secara spontan mengambil dan membuang pisau tersebut. Tindakan itu diduga memicu emosi pelaku hingga terjadi percekcokan di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, kedua pelaku meninggalkan tempat. Namun secara mengejutkan mereka kembali dengan membawa senjata tajam jenis samurai dan langsung menyerang korban tanpa ampun.

Korban mengalami luka bacok serius di bagian lengan kanan hingga terjatuh. Saat dalam kondisi tidak berdaya, pelaku kembali melayangkan sabetan senjata tajam ke bagian kaki kiri korban hingga menyebabkan luka cukup dalam dan mengeluarkan banyak darah.

Meski dalam kondisi terluka, korban berusaha mempertahankan diri menggunakan kotak kayu yang berada di sekitar lokasi guna menghalau serangan lanjutan dari para pelaku. Setelah melakukan aksinya, kedua OTK tersebut langsung melarikan diri.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Chasbullah Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak Polsek Bekasi Barat dan Polres Metro Bekasi Kota telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, serta menerima laporan resmi terkait kasus penganiayaan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Polisi juga terus mengumpulkan bukti dan keterangan guna mengungkap motif di balik aksi pembacokan brutal yang meresahkan masyarakat tersebut.

[ valen ]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *