Rabu 21/01/26 09 : 06 WIB
Garudanewss.com – Cibinong, Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin rapat percepatan penataan dan penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar segera beroperasi secara optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari para petani buah dan tanaman hias karena dinilai berpihak kepada petani kecil.
Rapat percepatan penataan dan operasional Pasar Petani Garuda digelar di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Sabtu (17/1), dengan melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias serta jajaran perangkat daerah terkait.
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk mempercepat penataan sekaligus memastikan operasional Pasar Petani Garuda berjalan sesuai dengan kebutuhan petani dan masyarakat.
Pasar ini diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Bogor.
Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas petani, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pasar Petani Garuda sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis untuk mendukung pemasaran hasil pertanian lokal, khususnya komoditas unggulan berupa buah dan tanaman hias Kabupaten Bogor.
“Kami duduk bersama untuk bermusyawarah dan menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar dapat berjalan optimal dan segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Rudy.
Ia menambahkan, kehadiran Pasar Petani Garuda tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan petani agar memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Pasar Petani Garuda bukan sekadar menjadi harapan baru, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Ruslan, petani benih tanaman buah. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan Pasar Petani Garuda sangat membantu petani buah dan tanaman hias, terutama dalam mengurangi beban biaya pemasaran.
Menurutnya, jika petani harus menyewa lahan secara mandiri, hal tersebut menjadi beban berat yang sulit dipenuhi. Melalui kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor, para petani kini memiliki ruang pemasaran yang lebih layak.
“Alhamdulillah, kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu kami. Kebijakan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, ini sangat berpihak kepada petani kecil,” ungkap Ruslan.
Ia berharap kebijakan tersebut terus memberikan dukungan terhadap kesejahteraan petani agar petani benih tanaman buah dan tanaman hias dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. (NF)
Pewarta : timred


















