Garudanewss.com Bogor, 18 Juni 2026 – Dugaan penggunaan air yang tidak layak bagi pasien di Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug menjadi sorotan setelah temuan awak media mengungkap adanya aliran air yang diduga berasal dari saluran air kecil dan ditampung di area sekitar parkiran rumah sakit.
Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai standar kebersihan dan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pasien.
Salah seorang pasien yang enggan disebutkan namanya mengaku pernah mengalami kondisi air keruh saat menjalani perawatan. Menurut pengakuannya, air yang digunakan untuk mencuci muka,
menggosok gigi, hingga mandi terlihat kotor dan bahkan pernah mengeluarkan endapan lumpur meski dirinya dirawat di ruang VIP.
“Saya sering dirawat di rumah sakit tersebut. Saat mau cuci muka, gosok gigi, dan mandi, airnya kotor. Pernah sampai keluar lumpur. Padahal saya dirawat di ruang VIP. Apalagi kalau di kelas III, tentu lebih memprihatinkan. Pasien dirawat untuk sembuh, tetapi jika kondisi air seperti itu tentu dikhawatirkan berdampak pada kesehatan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran dan informasi yang dihimpun awak media, terdapat sejumlah dugaan pelanggaran yang perlu mendapat perhatian dari instansi terkait, di antaranya:
Dugaan penggunaan air yang tidak memenuhi standar kesehatan bagi pasien sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan kesehatan.
Dugaan pembangunan fasilitas di atas lahan yang sebelumnya merupakan area persawahan.
Dugaan tidak diangkatnya pekerja kontrak menjadi karyawan tetap meski telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Dugaan ketidaksesuaian data pengupahan yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.
Keberadaan fasilitas dapur program MBG yang disebut berada dekat dengan area kamar jenazah.
Selain itu, beberapa pekerja yang ditemui awak media mengaku bahwa setiap kali ada kunjungan dari pihak terkait, suasana rumah sakit dipersiapkan sedemikian rupa agar terlihat sesuai standar.
Mereka juga menyampaikan keluhan mengenai kondisi kesejahteraan pekerja yang dinilai masih perlu mendapat perhatian.
Atas berbagai dugaan tersebut, awak media mendorong adanya investigasi dan pemeriksaan menyeluruh dari pemerintah daerah, instansi kesehatan, serta lembaga pengawas terkait guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dinilai penting demi melindungi hak pasien, tenaga kerja, serta menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
(Berita ini memuat dugaan dan keterangan dari narasumber yang perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak manajemen RS Bhakti Medicare Cicurug dan instansi terkait untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.)
[ Redaksi ]


















