banner 728x250

Bamsoet: Pemerintahan Prabowo Tutup 2025 dengan Stabilitas Ekonomi dan Ketahanan Pangan Kuat

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com, Jakarta  – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menutup tahun 2025 dengan capaian positif di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika geopolitik dunia. Menurutnya, stabilitas ekonomi nasional, ketahanan pangan, serta meningkatnya kepercayaan investor menjadi fondasi penting bagi arah pembangunan ke depan.

Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 5,12 persen sepanjang 2025. Inflasi tetap terkendali, nilai tukar rupiah relatif stabil, dan daya beli masyarakat terjaga melalui kebijakan fiskal yang disiplin serta stimulus sosial yang terukur.

banner 325x300

“Tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo merupakan fase konsolidasi nasional dengan kebijakan strategis jangka panjang,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Ia mengungkapkan, realisasi investasi semester pertama 2025 mencapai Rp 942 triliun, naik lebih dari 13 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi tersebut tersebar di sektor industri pengolahan, energi, hilirisasi, dan infrastruktur, serta menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja.

Di sektor pangan, produksi beras nasional meningkat signifikan. Cadangan beras pemerintah mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, sementara harga pembelian gabah petani naik hingga Rp 6.500 per kilogram. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan pangan sebagai isu strategis nasional.

Pemerintah juga mempercepat hilirisasi sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah ekspor dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Di bidang energi, ketahanan energi diperkuat melalui optimalisasi sumber daya domestik serta pengembangan energi baru dan terbarukan.

Selain itu, pembangunan sumber daya manusia terus didorong melalui program Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penguatan layanan kesehatan primer.

Meski demikian, Bamsoet mengingatkan perlunya pengawasan ketat terhadap program-program besar agar pemerataan pembangunan, transparansi, dan efektivitas birokrasi benar-benar dirasakan masyarakat.

“Capaian ini patut diapresiasi, namun harus terus dikawal agar fondasi yang dibangun benar-benar kokoh,” pungkasnya.

Penulis : (Hilman)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *