banner 728x250

Waspada! Siklon Tropis Luana Picu Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di 6 Provinsi

banner 120x600
banner 468x60

 

Garudanewss.com – Senin, 26 Januari 2026 | 05.44 WIB

banner 325x300

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan Siklon Tropis Luana di wilayah Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keberadaan siklon ini memicu peringatan dini cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi yang berpotensi berdampak pada enam provinsi di Indonesia.

BMKG menyebutkan, Siklon Luana berasal dari Bibit Siklon Tropis 91S yang mengalami penguatan dan resmi diklasifikasikan sebagai siklon tropis pada Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 01.00 WIB.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap BMKG, Teguh Wardoyo, menjelaskan bahwa pusat siklon berada di kawasan selatan NTT.

Meski demikian, dampak tidak langsung dari sistem cuaca ini diperkirakan meluas hingga ke wilayah pesisir selatan Pulau Jawa.

“Adanya Siklon Tropis Luana menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah selatan Indonesia. Dampaknya berupa angin kencang berpotensi merusak serta gelombang laut yang cukup tinggi,” ujar Teguh dalam keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).

BMKG memperkirakan angin kencang dapat terjadi sejak pagi hingga malam hari, terutama di wilayah selatan Jawa Tengah.

Selain itu, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi di Jawa Timur dan Bali, dengan ketinggian gelombang diperkirakan 2,5 hingga 4 meter.

Sementara itu, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT berisiko mengalami hujan lebat disertai kilat, angin kencang, serta gelombang ekstrem.

Di perairan Samudra Hindia selatan NTT, tinggi gelombang bahkan diperkirakan mencapai 4 hingga 6 meter.

BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang lokal dan gelombang tinggi di pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Masyarakat pesisir dan nelayan diimbau tidak melaut sementara waktu selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

BMKG memprakirakan Siklon Tropis Luana akan bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah tenggara dalam 24 jam ke depan. Namun, sisa dampaknya masih berpotensi dirasakan hingga Minggu, 25 Januari 2026.

Pewarta : timred

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *