Garudanewss.com-LAMPUNG – Heboh..!! Beredar berita di Media sosial unggah Data yang diklaim berasal dari Pengadaan Negara (PDN) Tahun 2025 telah beredar secara publik, mengungkapkan daftar penyedia jasa dan barang yang mendominasi proyek-proyek di Provinsi Lampung beserta Kabupaten Pesawaran dan Lampung Tengah.
Visualisasi data masing-masing wilayah menampilkan tokoh publik terkait, yaitu Gubernur Lampung Mirza Fachreza, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Kurniasari, serta Bupati Lampung Tengah.
Provinsi Lampung
Dalam kategori “Top 10 Penyedia dengan Tender Terbanyak”, PT Indo Kencana Persada menduduki peringkat pertama dengan 288 unit tender. Diikuti oleh CV Berkah Barokah Permai (160), PT Global Dispomedika (151), CV Ade Irine (141), PT Dexa Medica (130), CV Anugerah Inti Nusantara (94), PT Hexpharm Jaya Laboratories (90), Alege Milang Bersaudara (88), serta PT Dwi Asri Graha dan CV Karang Cipta Mandala (masing-masing 85).
Untuk “Top 10 Penyedia dengan Nilai Proyek Terbesar”, perusahaan dengan nama sebagian terblokir menduduki puncak dengan nilai Rp 99.869.688.954. Diikuti oleh Px.G********** (Rp 33.561.680.000) dan PT Jais Maju Bersama (Rp 31.657.955.150). Beberapa perusahaan lain yang masuk dalam daftar antara lain Istana Kekal Abadi (Rp 17.327.884.100), CV Sinar Alam Perkasa (Rp 17.189.787.910), dan PT Bumi Lampung Persada (Rp 14.864.277.650).
Kabupaten Pesawaran
Total seluruh paket proyek yang akan dilaksanakan mencapai 2.239 unit dengan nilai keseluruhan Rp 150.531.121.637.
Pada kategori “Top 10 Penyedia – Jumlah Paket Terbanyak”, CV Saqira Lima Empat menduduki posisi pertama dengan 161 paket. Diikuti oleh CV Rahman Jaya (114), CV Pillar Buana (107), CV Lampung Brother (98), CV Seikat Jaya (96), CV Perkasa Alam (89), CV Putri Menggala Bersatu (88), dengan tiga penyedia lainnya belum tercantum lengkap.
Untuk nilai proyek terbesar, Muli Kontruksi menempati peringkat pertama dengan hanya 1 paket bernilai Rp 12,29 miliar. Diikuti oleh CV Aulia Pratama (20 paket, Rp 11,96 miliar) dan PT Prima Auto Rental (70 paket, Rp 9,63 miliar). Beberapa penyedia lain antara lain Ratu Anindiya Karya (16 paket, Rp 7,95 miliar) dan Berkah Ekasarana Nusantara (4 paket, Rp 5,11 miliar).
Kabupaten Lampung Tengah
Total sebanyak 6.873 paket proyek dengan nilai keseluruhan Rp 553.744.890.215.
Dalam “10 Penyedia dengan Jumlah Paket Terbanyak”, CV Cahaya Alam Jaya Makmur menduduki peringkat pertama dengan 315 paket bernilai Rp 3.264.966.213. Diikuti oleh CV Satu Darah (nilai Rp 1.415.994.322) dan Rafli Karya (Rp 1.556.467.988). Beberapa penyedia dengan nilai proyek jauh lebih besar antara lain CV Rana Pratama Jaya (Rp 138.940.806.150) dan Berkah Abadi (Rp 134.149.125.500). Penyedia lainnya dalam daftar top 10 adalah CV Zafira, CV dengan nama tidak lengkap, CV Tirta Prayoga Drilling, dan Buana Jaya Printworks.
Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pemerintah provinsi maupun kabupaten terkait verifikasi data, mekanisme seleksi penyedia, serta alokasi anggaran. Data ini juga mengundang pertanyaan terkait transparansi dan pemerataan kesempatan bagi pelaku usaha lokal dalam mengakses proyek pengadaan negara di masing-masing wilayah.
Berikut ringkasan data :
1.Provinsi Lampung: Sebanyak 288 tender dipegang satu perusahaan; proyek terbesar nilainya hampir Rp 100 milia, 2. Kabupaten Pesawaran: 2.239 paket dengan total nilai Rp 150 miliar, 3. Kabupaten Lampung Tengah: 6.873 paket dengan total nilai Rp 553 miliar (Tim Media Group PWDPI)
FOTO ISTIMEWA.


















