banner 728x250

Perkuat Tata Kelola Desa, Kasi PMD Kecamatan Cikidang Laksanakan Monev di BUMDes Cicareuh

banner 120x600
banner 468x60

 

​Garudanewss.com-CIKIDANG – Dalam rangka memastikan transparansi dan efektivitas pengelolaan potensi desa, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Cikidang Pikri D. Parhanudin, S.IP,.MPA melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cicareuh, Kecamatan Cikidang.

banner 325x300

​Kegiatan ini difokuskan pada peninjauan langsung unit usaha peternakan bebek yang dikelola oleh BUMDes tersebut. Monev ini bertujuan untuk melihat sejauh mana perkembangan fisik usaha, kondisi ternak, serta pengelolaan administrasi keuangan yang bersumber dari penyertaan modal desa.

​Poin Utama Peninjauan:
​Pemeriksaan Fasilitas: Kasi PMD meninjau kelayakan kandang dan sistem sanitasi guna memastikan kesehatan hewan ternak terjaga secara optimal.

​Produktivitas Usaha: Melakukan dialog dengan pengelola mengenai kendala di lapangan, mulai dari pakan hingga rantai pemasaran hasil ternak.

​Akuntabilitas Keuangan: Memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang telah ditetapkan dalam musyawarah desa.

​Dalam kesempatan tersebut, Pikri menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan BUMDes.

Beliau berharap unit usaha peternakan ini tidak hanya sekadar berjalan, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa (PADes) dan menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal.

​”BUMDes adalah pilar ekonomi desa. Melalui Monev ini, kita ingin memastikan bahwa modal yang dikucurkan benar-benar menjadi aset produktif yang berkelanjutan bagi masyarakat Cicareuh,” pungkasnya.

​Pemerintah Desa Cicareuh menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk terus memperbaiki aspek teknis maupun manajerial agar BUMDes Cicareuh menjadi percontohan di wilayah Kecamatan Cikidang.

Penulis : Fauzan Latif Adam

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *