Garudanewss.com-Bogor 11/03/2026 Puluhan warga yang tinggal di wilayah perbatasan Sukaharja dan Mulyaharja menyatakan penolakan terhadap pembangunan sebuah tower telekomunikasi di lingkungan mereka. Penolakan tersebut disampaikan karena warga merasa tidak dilibatkan dalam proses sosialisasi serta khawatir terhadap dampak lingkungan dan keselamatan.
Menurut beberapa warga setempat, lokasi pembangunan tower berada dekat dengan permukiman penduduk. Mereka mengkhawatirkan potensi bahaya jika terjadi kerusakan konstruksi serta dampak radiasi yang dianggap dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat.
“Kami bukan menolak pembangunan secara langsung, tetapi kami ingin ada penjelasan yang jelas dan keterlibatan warga sebelum proyek ini berjalan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, warga juga meminta pihak pengembang dan pemerintah setempat untuk melakukan musyawarah terbuka agar aspirasi masyarakat dapat didengar. Mereka berharap keputusan terkait pembangunan tower dapat mempertimbangkan keselamatan, kenyamanan, serta kepentingan warga sekitar.
Sementara itu saat media mengkonfirmasi terkait pembangunan tower tersebut , Imam selaku ketua RW 01 kelurahan Mulyaharja sekaligus keluarga pemilik lahan dengan bernada arogansi mengatakan ” Siapapun bisa aja menolak tapi harus jelas hak dan kepentingannya ” REK DI PARANGGUL SUGAN TOWER NA KA WILAYAH KABUPATEN MANGGA KITA GAK ADA BEBAN ” . Pernyataan itu sontak membuat warga Sukaharja merasa diremehkan dan tidak dihargai.
Bahkan beberapa warga merasa ditipu oleh oknum dengan dimintai data pribadi atau KTP dengan dalih untuk pengajuan perbaikan jalan. ” Saya merasa ditipu pak saat salah seorang yang datang memintai KTP untuk pembangunan jalan katanya, namun tak lama berselang waktu malah tower yang berdiri . ” Ungkap seorang warga Sukaharja.
Hingga saat ini, warga masih menunggu tanggapan dari pihak terkait mengenai kelanjutan pembangunan tower tersebut. Jika tidak ada kejelasan, warga berencana menyampaikan aspirasi mereka secara resmi kepada pemerintah daerah dan akan menghentikan pembangunan tower tersebut . ( Red )


















