banner 728x250

Peluang Kerja Baru Hadir, Masyarakat Sambut Pembangunan Dapur MBG di Kecamatan Pasma Air Keruh

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com, SumSel – Masyarakat Kecamatan Pasma Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan, akan segera mendapatkan peluang kerja baru seiring rencana dibukanya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Gedung dapur MBG tersebut akan berlokasi di Desa Talang Randai, Simpang Tiga Desa Air Mayan, Kecamatan Pasma Air Keruh, Sabtu (10/1/2026).

 

banner 325x300

Proyek pembangunan dapur MBG ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. Selain itu, keberadaan dapur MBG juga diyakini akan mendukung kebutuhan bahan baku lokal yang tersedia di wilayah Pasma Air Keruh.
Saat ini, proses persiapan gedung dan infrastruktur pendukung masih dalam tahap penyelesaian guna memastikan operasional dapur MBG dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Rencana pembangunan dapur MBG tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Program ini dinilai membawa dampak langsung bagi perekonomian warga, khususnya dalam membuka lapangan kerja baru.
Turi, selaku Anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang dari Fraksi PAN, saat dikonfirmasi di kediamannya pada Jumat (9/1/2026), menegaskan bahwa program dapur MBG tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah atau kegiatan tertentu saja, melainkan untuk kepentingan masyarakat secara luas.

“Dengan adanya dapur MBG, masyarakat bisa terlibat langsung dan merasakan manfaatnya. Operasional dapur MBG ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru serta menggerakkan sektor usaha lokal,” ujar Turi.
Ia menambahkan, kebutuhan bahan baku yang sebagian besar dipasok dari masyarakat sekitar akan membuat perputaran uang tetap berada di wilayah Pasma Air Keruh.

Hal tersebut dinilai sangat membantu perekonomian warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Sementara itu, Markoni selaku tim pembangunan gedung dapur MBG, saat ditemui di kediamannya di Desa Muara Rungga pada Sabtu (10/1/2026), berharap agar pengelolaan dapur MBG nantinya dilakukan secara profesional, transparan, serta melibatkan masyarakat secara aktif.

Menurutnya, pengawasan dan pendampingan menjadi kunci utama agar program dapur MBG dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan berkelanjutan ke depannya.

Penulis : Kordi Jorgie

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *