Garudanewss.com Bogor, 22 Mei 2026 — Ketua Forum Wartawan Pemantau Peradilan (FORWARA) Jawa Barat, Santo, secara tegas menyoroti pelaksanaan program digitalisasi dan portal desa yang dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. FORWARA Jabar meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran program tersebut agar tidak menjadi kegiatan seremonial yang membebani keuangan daerah.

Menurut Santo, di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai kesulitan, pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur jalan desa, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi warga.
“Program digital dan portal desa jangan hanya menjadi proyek formalitas. Jika manfaatnya belum dirasakan masyarakat secara nyata, maka anggaran yang digelontorkan wajib dikaji ulang,” tegas Santo dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Ia menilai, penggunaan anggaran dalam program digitalisasi desa harus dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik guna menghindari potensi penyalahgunaan maupun pemborosan uang rakyat. Karena itu, FORWARA Jabar mendesak adanya pengawasan ketat terhadap seluruh proses pelaksanaan program.
Selain itu, Santo juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas pendukung di sejumlah desa yang dinilai belum memadai untuk menjalankan sistem digital secara maksimal. Kondisi tersebut dikhawatirkan justru akan menambah beban administrasi pemerintah desa tanpa hasil yang efektif.
“Jangan sampai desa dipaksakan menjalankan sistem digital sementara SDM dan fasilitasnya belum siap. Hal itu hanya akan menjadi pemborosan anggaran dan program tidak berjalan optimal,” ujarnya.
FORWARA Jabar turut mendorong dilakukannya audit independen terhadap pelaksanaan program digital desa, termasuk terhadap vendor maupun pihak ketiga yang terlibat dalam pengadaan sistem dan portal desa.
Melalui pernyataan ini, FORWARA Jabar berharap pemerintah daerah lebih cermat dan bijaksana dalam menentukan prioritas pembangunan serta memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
[ Redaksi ]


















