banner 728x250

Proyek P3A Tugu Jaya Disorot, Papan Proyek Tak Terpasang

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com BOGOR – Proyek Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Kampung Banteng, RT 04/RW 01, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,

menjadi sorotan publik. Pasalnya, saat pekerjaan berlangsung tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil pantauan awak media pada 14 Juli 2027,

banner 325x300

papan informasi kegiatan yang seharusnya memuat nama proyek, sumber anggaran, nilai anggaran, volume pekerjaan, waktu pelaksanaan, serta pelaksana kegiatan tidak terlihat di lokasi pekerjaan. Padahal, papan informasi merupakan salah satu bentuk transparansi dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.
Keberadaan papan proyek sangat penting karena memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pembangunan.

Selain itu, papan informasi juga menjadi sarana pengawasan publik agar penggunaan anggaran negara atau daerah dapat diketahui secara terbuka dan dipertanggungjawabkan.

Ketiadaan papan informasi tersebut dinilai tidak mencerminkan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana semangat keterbukaan informasi publik. Oleh sebab itu, masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut guna memastikan seluruh ketentuan administrasi dan pelaksanaan pekerjaan telah dipenuhi sesuai peraturan yang berlaku.

Saat ditemui di lokasi, salah seorang pekerja mengakui bahwa papan informasi kegiatan memang belum dipasang.
“Memang belum dipasang papan kegiatannya,” ujar salah seorang pekerja kepada awak media.

Untuk memperoleh penjelasan yang berimbang, awak media juga telah menghubungi Ridwan, selaku Ketua P3A, melalui pesan WhatsApp dan telepon seluler guna meminta klarifikasi terkait belum dipasangnya papan informasi proyek. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun jawaban atas konfirmasi yang disampaikan.

Masyarakat berharap pemerintah desa, pihak kecamatan, serta dinas teknis yang membidangi program P3A segera melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proyek tersebut. Langkah ini dinilai penting agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, menjunjung tinggi prinsip transparansi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran publik.

[ Valen ]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *