banner 728x250

SMAN 1 Cibadak Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Hari Pertama Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com  SUKABUMI – SMAN 1 Cibadak menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026 dengan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan yang melibatkan seluruh peserta didik baru. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/7/2026) tersebut menjadi wujud komitmen sekolah dalam membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kebersihan, kelestarian alam, serta memiliki jiwa gotong royong.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibadak, tokoh masyarakat, KNPI Kecamatan Cibadak, Karang Taruna, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik baru SMAN 1 Cibadak.
Kepala SMAN 1 Cibadak, Isda Sugara,

banner 325x300

menyampaikan bahwa hari terakhir MPLS sengaja diisi dengan aksi ekologi agar para siswa dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan nyata.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan penutupan MPLS yang kami tandai dengan aksi ekologi. Seluruh peserta didik melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar sekolah,” ujarnya.


Berbagai aksi dilakukan oleh para siswa, mulai dari memungut sampah di lingkungan sekolah dan permukiman sekitar, membersihkan aliran Sungai Cikaluwing, melakukan pengecatan jembatan dan jalan akses menuju wilayah Bojong, hingga menanam sedikitnya 500 pohon sebagai upaya penghijauan.

Menurut Isda Sugara, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab peserta didik dalam menjaga fasilitas umum dan kelestarian alam.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Apa yang sudah dibangun harus dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Aksi penanaman ratusan pohon diharapkan mampu memberikan manfaat besar, mulai dari menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan sejuk, meningkatkan kualitas udara, hingga menjadi langkah konkret dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Memasuki musim kemarau, pihak sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk membiasakan hidup hemat air serta menjaga keberadaan sumber-sumber air. Ke depan, sekolah berencana mendorong pembangunan sumur resapan sebagai salah satu solusi menjaga ketersediaan air di lingkungan sekolah.

Selain itu, Isda Sugara mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat musim kemarau. Ia berharap seluruh siswa mampu menjadi pelopor di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing dalam menjaga kebersihan, menghemat penggunaan air, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami berharap para siswa menjadi agen perubahan. Tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga mampu mengajak keluarga dan masyarakat untuk menjaga lingkungan, menghemat air, serta mencegah terjadinya kebakaran akibat kelalaian,” tegasnya.

Melalui penutupan MPLS yang dikemas dalam aksi sosial dan lingkungan ini, SMAN 1 Cibadak menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Sekolah berharap para peserta didik baru tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta memiliki tanggung jawab menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik.

(R-D/Rangga Dewa)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *