Garudanewss.com SUKABUMI – SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cikidang menggelar konsolidasi transformasi pendamping sosial di Kampung Ulin, Senin (12/1).
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan langkah pendamping pasca-transisi menjadi ASN PPPK guna mengoptimalkan program intervensi Kemensos RI.
Poin Utama Kegiatan:
Penguatan Kapasitas: Menyiapkan mentalitas kerja ASN PPPK yang profesional.
Sinergi Internal: Soliditas dalam verifikasi dan validasi (verval) data di lapangan.
Akurasi Data: Memastikan bantuan tepat sasaran melalui pengawalan data yang ketat.
Kabid Lijamsos Dinsos Kabupaten Sukabumi, Iwan Triyanto, S.ST menegaskan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1-5 adalah satu-satunya acuan resmi penyaluran bansos (PKH, BPNT, PBI, dll).
”Daerah wajib melakukan verval untuk keakuratan data. Pilar sosial seperti SDM PKH dan Puskesos adalah garda terdepan dalam proses ini,” ujar Iwan.
Perwakilan SDM Sosial Cikidang, Andzal Nurikhsan, S.Pd, Mengucapkan rasa Shukur atas kelancaran acara tersebut sebagai langkah memperkuat kualitas pelayanan sosial di wilayahnya. Dengan konsolidasi ini, diharapkan seluruh bantuan sosial, baik dari pusat maupun daerah, tersalurkan secara tepat dan transparan.
Ketua Tim Pelaksana program keluarga harapan (PKH) Kab. sukabumi, Dendi heryanto, S.IP, Menegaskan bahwa transformasi pendamping PKH menjadi ASN PPPK membawa konsekuensi peningkatan tanggung jawab sekaligus peran strategis di lapangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara pendamping sosial dengan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat desa.
#Berkerja_Bergerak_Berdampak
Penulis: Fauzan Latif Adam


















