Garudanewss.com – Bogor
Seorang jurnalis mengaku merasa kurang mendapatkan respons saat melakukan kunjungan ke Kantor Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (13/2/2026).
Kedatangan jurnalis tersebut ke kantor desa bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menjalankan tugas jurnalistik sesuai fungsi dan tanggung jawab pers sebagai kontrol sosial.
Namun, menurut penuturannya, suasana yang ditemuinya di lokasi dinilai kurang mencerminkan pelayanan yang komunikatif terhadap insan pers.
Ia mengungkapkan bahwa saat berada di lingkungan kantor desa, terlihat sejumlah perangkat desa dan aparat yang berlalu-lalang.
Akan tetapi, tidak ada satu pun yang menyapa maupun menanyakan maksud dan tujuan kedatangannya.
“Jurnalis datang dengan baik dan sopan untuk menjalankan tugas. Namun tidak ada respons maupun sambutan dari pihak perangkat desa,” ujarnya kepada Garudanewss.com.
Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya bagi jurnalis yang bersangkutan. Menurutnya, pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan berimbang, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Dalam konteks pelayanan publik, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Terlebih lagi, pemerintah desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan administrasi dan informasi di tingkat paling bawah dalam struktur pemerintahan.
Sejumlah kalangan menilai, komunikasi yang baik antara aparatur pemerintahan dan insan pers sangat diperlukan guna menciptakan sinergi positif. Hubungan yang harmonis dinilai dapat mendorong transparansi, akuntabilitas, serta penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Desa Jampang belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Redaksi Garudanewss.com masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.
Diharapkan ke depan terjalin komunikasi yang lebih terbuka antara aparatur pemerintahan desa dan insan pers, sehingga tercipta hubungan kerja yang profesional, transparan, dan saling menghargai demi kepentingan masyarakat.


















