banner 728x250

Sinergi PJI Kaltim dan Diskominfo Dorong Penguatan SDM Jurnalis

banner 120x600
banner 468x60

Garudanewss.com Samarinda — Dewan Pengurus Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia Kalimantan Timur (DPD PJI Kaltim) menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur di kantor Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Rabu (6/5/2026).

banner 325x300

Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara organisasi jurnalis dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Kepala Diskominfo Kaltim, H. Muhammad Faisal, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kolaborasi dengan organisasi profesi pers sebagai mitra dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.

“Organisasi profesi seperti PJI sangat penting sebagai wadah komunikasi yang jelas. Dengan begitu, koordinasi dengan pemerintah akan lebih efektif,” ujarnya.

Faisal menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor utama dalam mendorong profesionalisme jurnalis. Ia juga menyoroti pentingnya kesamaan persepsi dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai aturan dan kode etik.

“Peningkatan kualitas SDM akan beriringan dengan peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar organisasi profesi tetap menjaga soliditas dan menghindari konflik internal yang dapat melemahkan peran pers. Netralitas organisasi juga dinilai penting agar tidak terjebak dalam kepentingan politik praktis.

Sementara itu, Ketua DPD PJI Kaltim, Jerison Togelang, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih kuat antara PJI dan pemerintah daerah.

Menurutnya, PJI sebagai organisasi pers yang telah berdiri sejak 1999 memiliki komitmen dalam mendukung penguatan kualitas jurnalis di daerah.

“Kami berharap kehadiran PJI dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan SDM jurnalis di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Jerison juga mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus PJI Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 di Samarinda.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PJI Kaltim, Tommy Simanjuntak, menekankan pentingnya mengaktifkan kembali program UKW sebagai standar kompetensi bagi jurnalis.

Ia menilai, masih banyak pihak yang terjun ke dunia jurnalistik tanpa pemahaman kode etik yang memadai, sehingga diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas profesi.

“UKW menjadi instrumen penting untuk memastikan jurnalis bekerja secara profesional dan memahami kode etik,” ujarnya.

Tommy menambahkan, melalui penguatan kompetensi tersebut, diharapkan praktik jurnalistik yang tidak sesuai standar dapat diminimalisir, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang lebih akurat dan terpercaya.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara PJI Kaltim dan Diskominfo dalam meningkatkan kualitas jurnalis serta memperkuat peran pers di Kalimantan Timur.

[ Redaksi ]

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *