Shultannews.com JAKARTA, 11 Agustus 2026 — Upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya datang dari jajaran Garuda News yang berencana mendorong pembentukan fasilitas serta pengembangan program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika di wilayah DKI Jakarta.
Dewan Redaksi Garuda News, Jacob Tuhenay, bersama Haji Ervin, menyampaikan rencana untuk membangun dan mengembangkan program rehabilitasi narkotika yang diharapkan dapat memberikan ruang pemulihan, pendampingan, edukasi, serta pembinaan bagi masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkotika.
Rencana tersebut akan diarahkan melalui sinergi dan kerja sama dengan Yayasan Rehabilitasi Korban Narkotika (YR Kobra) yang dipimpin Baladika Pariama.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membantu korban penyalahgunaan narkotika mendapatkan pendampingan dan proses pemulihan yang tepat. Selain itu, program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Jacob Tuhenay: Perlu Kepedulian Seluruh Elemen Masyarakat
Jacob Tuhenay menegaskan bahwa persoalan narkotika bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum. Menurutnya, diperlukan kepedulian serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk membangun gerakan bersama dalam melindungi generasi bangsa.
“Tujuan utama dari rencana ini adalah ikut mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba serta menyelamatkan anak-anak bangsa dan generasi muda Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujar Jacob Tuhenay.
Menurut Jacob, rehabilitasi memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada korban penyalahgunaan narkotika untuk menjalani proses pemulihan secara tepat, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan yang produktif dan berintegrasi di tengah masyarakat.
Karena itu, program yang direncanakan tidak hanya diarahkan pada aspek rehabilitasi, tetapi juga diharapkan mencakup edukasi, pencegahan, sosialisasi bahaya narkotika, pendampingan keluarga, serta penguatan kesadaran masyarakat.
Haji Ervin: Terpanggil Menyelamatkan Anak-Anak Bangsa
Sementara itu, Haji Ervin menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam rencana tersebut dilandasi kepedulian terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan individu. Dampaknya dapat dirasakan oleh keluarga dan lingkungan sosial serta dalam jangka panjang dapat mengancam kualitas generasi penerus bangsa.
“Saya merasa terpanggil untuk ikut berbuat dan menyelamatkan anak-anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba. Kita tidak boleh hanya melihat dan membiarkan generasi muda terjerumus. Harus ada langkah nyata, mulai dari pencegahan, edukasi, pendampingan sampai proses rehabilitasi bagi mereka yang membutuhkan,” tegas Haji Ervin.
Ia menambahkan bahwa upaya menyelamatkan generasi muda membutuhkan kepedulian bersama. Setiap pihak dinilai memiliki peran dalam memberikan edukasi serta menciptakan lingkungan yang dapat melindungi anak-anak dan generasi muda dari ancaman narkotika.
“Anak-anak bangsa adalah masa depan Indonesia. Kalau kita ingin Indonesia kuat dan maju, maka generasi mudanya harus kita lindungi. Karena itu, saya siap mendukung langkah-langkah positif yang bertujuan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tambahnya.
Pertemuan Strategis Akan Dibahas Dalam Waktu Dekat
Sebagai tindak lanjut dari rencana kolaborasi tersebut, Haji Ervin menyampaikan bahwa dalam beberapa minggu ke depan akan direncanakan pertemuan antara dirinya, Jacob Tuhenay, dan Baladika Pariama.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi forum untuk membicarakan lebih lanjut konsep kerja sama, arah program, bentuk pendampingan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengembangan program rehabilitasi narkotika di wilayah DKI Jakarta.
“Dalam waktu dekat ini atau minggu-minggu ini akan direncanakan pertemuan dengan Bapak Baladika Pariama, Jacob Tuhenay, dan saya, Haji Ervin, untuk membicarakan lebih lanjut kerja sama ini ke depan,” ujar Haji Ervin.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan pembahasan yang lebih konkret mengenai program yang akan dikembangkan dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan, profesionalitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Sinergi Garuda News dan YR Kobra
Kerja sama antara Garuda News dan YR Kobra diharapkan dapat memperkuat upaya pendampingan dan rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program yang direncanakan nantinya diharapkan tidak hanya berorientasi pada penanganan korban, tetapi juga mencakup pencegahan, edukasi, sosialisasi, pendampingan keluarga, pemulihan, hingga reintegrasi sosial.
Baladika Pariama selaku pimpinan YR Kobra diharapkan menjadi bagian penting dalam penguatan program tersebut, dengan pelaksanaan yang tetap memperhatikan standar serta ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan layanan rehabilitasi narkotika.
Rencana pengembangan fasilitas maupun program rehabilitasi di wilayah DKI Jakarta juga diharapkan dapat menjadi bagian dari semangat bersama dalam mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Mengajak Semua Pihak Bersinergi
Garuda News dan YR Kobra berharap dukungan dapat datang dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, lembaga sosial, keluarga, hingga masyarakat luas.
Menurut mereka, menghadapi ancaman narkotika tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga harus diperkuat dengan langkah pencegahan, edukasi, pendampingan, rehabilitasi, dan pemulihan yang berkelanjutan.
Keluarga juga memiliki peran penting dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada anggota keluarga yang membutuhkan bantuan. Dengan pendekatan yang tepat dan tidak menghakimi, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih baik.
Selamatkan Generasi, Bangun Indonesia Bersih dari Narkotika
Ancaman penyalahgunaan narkotika terhadap generasi muda membutuhkan perhatian serius dan kerja bersama.
Perlindungan terhadap generasi penerus bangsa harus dilakukan secara berkesinambungan melalui edukasi, pencegahan, pendampingan, rehabilitasi, pemulihan, dan reintegrasi sosial.
Melalui rencana kolaborasi tersebut, Jacob Tuhenay, Haji Ervin, dan Baladika Pariama bersama YR Kobra berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat DKI Jakarta sekaligus turut memperkuat gerakan nasional dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, aman, produktif, dan bersih dari narkotika.
Rencana pertemuan dalam waktu dekat diharapkan menjadi langkah awal untuk mematangkan bentuk kerja sama dan program yang akan dijalankan ke depan.
Semangat yang diusung sederhana namun penting:
“Jangan biarkan narkotika merampas masa depan generasi bangsa. Bersama kita cegah, dampingi, pulihkan, dan selamatkan generasi Indonesia.”
[ valen ]


















