banner 728x250

Geger Temuan Jarum di Roti Program Makan Bergizi Gratis Cikidang, Pihak SPPG Berikan Klarifikasi Resmi

banner 120x600
banner 468x60

 

​Garudanewss.com-CIKIDANG – Warga Desa Cikidang dikejutkan dengan temuan benda tajam berbahaya berupa jarum pentul di dalam makanan yang dibagikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa ini memicu reaksi cepat dari pihak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Cikidang Kota untuk menelusuri asal muasal benda tersebut.

banner 325x300

​Kronologi Temuan: Korban Alami Luka di Gusi
​Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah seorang pengurus RW di Desa Cikidang Kecamatan Cikidang membagikan foto bukti ke grup WhatsApp “RT/RW DESA CIKIDANG”.

Dalam laporannya, korban menjelaskan bahwa jarum tersebut hampir saja tertelan saat ia sedang mengonsumsi roti dari progra MBG.

​Detail Kejadian: Jarum pentul dengan kepala merah ditemukan tertanam di dalam roti.
​Dampak: Jarum tersebut sempat menusuk bagian gusi korban saat sedang dikunyah.

​Pernyataan Korban: “Masih beruntung hanya menusuk gusi, kalau sampai tertelan akan sangat berbahaya,” ungkap korban dalam bahasa Sunda di forum warga tersebut.

​Klarifikasi Pihak SPPG Cikidang
​Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak SPPG Cikidang segera melakukan koordinasi dengan penyedia makanan pada Minggu (8/3). Pihak penyelenggara menegaskan bahwa kontaminasi tersebut tidak terjadi di dapur relawan lokal.

​Berdasarkan penjelasan resmi dari Sppi SPPG Cikidang Kota Irvan Wijaya, S.Hum melalui pesan WhatsApp, Mengatakan
​Sumber Produk: Roti muffin tersebut merupakan menu makanan kering yang dibeli langsung dalam jumlah besar dari pabrik.

​Kondisi Kemasan: Setiap satu unit roti muffin sudah terbungkus rapat dengan plastik individu dari pihak pabrik.

​Jaminan Sterilitas: Mengingat kondisi produk yang tersegel sejak dari produsen, pihak SPPG memastikan bahwa benda asing tersebut tidak mungkin masuk melalui proses penyajian oleh para relawan.

​Langkah Tindak Lanjut
​Pihak SPPG menyatakan telah menanyakan langsung kendala ini kepada pabrik pembuat muffin tersebut untuk meminta pertanggungjawaban.

Sementara itu, warga diimbau untuk tetap tenang namun lebih teliti dalam memeriksa setiap kemasan makanan sebelum dikonsumsi, terutama demi keamanan anak-anak.

Penulis : Fauzan Latif Adam

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *